Kamis, 27 Oktober 2011

Kepergianmu (Graesya 192107)

Sejuta makna yang hilang.
Bersama puing-puing hati yang hancur.
Tatkala prahara menggoyahnya.

Awan kelam nestapa.
Bersama hujan air mata.
Mengikis cinta dalam dada.

Remuk legam hati tak bercinta.
Kusam tak bernyawa.
Hanya kematian yang ada.

Dalam bisikan suara kesunyian.
Menutup rapat pintu bahagia.
Menyepi tuk binasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar